|
|
|
|
Apakah Anda berdomisili di Indonesia ?. Apakah Anda seorang Karyawan ?. Apakah usia Anda saat ini sudah kepala 5 ?.
Kalau ketiga pertanyaan di atas jawabannya adalah 'ya' itu artinya Anda tinggal menunggu waktu,sebab sisa beberapa tahun ke depan Anda
sudah harus berhenti dan meniggalkan segala aktifitas yang selama ini Anda tekuni di perusahaan tempat Anda bekerja alias pensiun.
Kata orang Malaysia Anda telah menjadi: 'laskar tak berguna'.
Dan ada satu lagi pertanyaan klasik yang sering muncul di benak para pekerja disaat mendekati masa pensiun,
apakah tunjangan pensiun yang diterima nanti, cukup untuk beaya hidup sehari hari ?.
Kalau jawabannya: "tergantung pandai pandainya kita mengatur", maka jawaban ini pasti datangnya dari orang-orang
yang memang terbiasa dengan hidup sederhana dan pandai berhitung. Mereka menghadapi suasana masa pensiunnya dengan
kepala dingin. Jumlah Rupiah yang diperolehnya meski tidak sebesar ketika masih aktif dulu, kenyataan itu baginya biasa-biasa saja.
Akan tetapi bagi mereka yang terbiasa dengan hidup boros dan menggunakan uang tanpa perhitungan akan sulit menerima kenyataan.
Mereka merasa hidup tersiksa dan senantiasa merasa serba kurang.
Kepada kalian para usia muda mamfaatkan waktumu, meskipun kamu terlanjur bekerja dengan latar belakang pendidikan paspasan (SLTA),
carilah celah untuk bisa kuliah. Agar kelak jabatan terakhirmu di saat menjelang pensiun bisa lebih baik. Hal itu
nantinya akan berpengaruh kepada tunjangan pensiunmu yang secara otomatis akan lebih baik pula.
Jumlah Rupiah untuk tunjangan pensiun di Indonesia bervariasi, biasanya berpola kepada di perusahaan mana kita bekerja.
Atau seperti sudah disinggung tadi, latar belakang pendidikan juga ikut mempengaruhi. Berbeda dengan para pensiunan di luar negeri sana.
Seorang pensiunan striker bola saja, meskipun berlatar pendidikan paspasan, jumlah pesangonnya bisa buat beli mini market, villa dsb.
Hari hari di masa pensiunnya dilalui tanpa masalah, segala kebutuhan hidupnya terpenuhi.
Tapi tidak usahlah bermimpi yang muluk muluk, apalagi kepingin jadi pemain bola kayak si Ronaldo, cukuplah kita di Indonesia saja.
Di Indonesia, kamu juga bisa punya uang melimpah, ikuti saja jejaknya Gayus sipembobol uang negara itu tapi resiko tanggung sendiri bro !.
Baik...,dari pada mikirin si Gayus yang berstatus tahanan tapi kok masih bisa pesiar sampai ke Bali segala, mari kita lupakan saja.
Biarlah kasus yang menimpanya cukup menjadi bahan pembelajaran sekali gus contoh bagi kita untuk tidak seperti dia. Mari kita berfikiran positif saja.Ok..?, kembali kepermasalahan utama yaitu tentang tunjangan pensiun karyawan (pegawai) di Indonesia yang 'cukup tapi tidak cukup' itu.
Kepada Anda para senior yang sudah pensiun coba simak syair lagunya D'MASIV "syukuri apa adanya, hidup adalah anugerah...dst" nah, hidup Anda mestinya akan menjadi lebih tenang setelah mendengarnya.
Masa pensiun adalah masa-masa dimana semua keterikatan dengan dinas sudah tidak ada lagi, Anda sudah bebas sekarang, Anda tidak lagi
berpacu dengan waktu, bangunnya tidak harus lebih pagi seperti pada saat Anda masih aktif dahulu. Nikmatilah...!
Berikut aku punya ide, bagaimana kalau mulai hari ini hayo beternak KAMBING...!lho kok, kambing ?, kenapa mesti kambing ? ya iyalah,
masak beternak gajah..he he.. Beternak kambing saya kira salah satu kegiatan yang cocok untuk pengisi waktu luang bagi para pensiunan.
Disamping tidak terlalu merepotkan kambing harga jualnya lumayan pak. Apalagi jika dijual pada hari raya Qurban, kambing yang sehat dan layak qurban
bisa dijual dengan harga mencapai 1 juta/ekor, bahkan lebih. Info terahir pada saat hari raya qurban 1431 H, lewat siaran salah satu TV swasta, harga kambing di Jakarta ada yang bernilai 4 jt/ekor.
Kambing juga paling dicari ketika seorang ayah mau mengadakan aqiqah untuk anak bayinya, juga dicari pada saat perayaan syukuran. Pokoknya beternak kambing
punya prospek yang baik untuk para pensiunan.
Investasi untuk beternak kambing cukup Anda menyiapkan sebidang tanah dengan ukuran tidak terlalu luas. Dipagari dengan pagar tumbuh yang nantinya
bisa berguna untuk makanan si kambing itu sendiri. Bayangkan, satu ekor kambing betina bisa beranak kembar sampai 3 ekor pertahun. Misalnya untuk start awal Anda beternak 10 ekor kambing betina, semestinya pada 3 tahun berikutnya Anda sudah memiliki 100 ekor kambing.
Info, sepuluh ekor kambing betina cukup seekor pejantan.
Lagi lagi info, kambing tidak gampang kena penyakit, biaya pemeliharaannya murah.
Tapi ingat pak, kambing jangan dilepas ke mana-mana, beresiko...!
Ok, semoga membantu.
host gator coupon
TIPS
Making Money With Articles
|
|
|
|
|